Apa itu Hashtag?
Hashtag atau # adalah keyword atau tag yang ada pada pesan twitter. Ini bertujuan untuk memudahkan twitter kita untuk terindeks dalam mesin pencari seperti Google,Yahoo, Bing dan lainnya. Dengan adanya tag juga, twitter kita akan mudah tercari pada twitter search. Jika pengguna twitter mencari dengan sebuah kunci maka twitter tersebut akan menempati peringkat pertama. Hashtag biasanya di pakai untuk memisahkan suatu topik yang sedang berkembang atau mereka bicarakan. Selain itu kelebihan sebuah hastags adalah memudahkan orang untuk mencari pesan-pesan di twitter (http://search.twitter.com).
Ternyata kemudahan hashtag ini di pakai oleh beberapa perusahaan untuk membuat topik hangat yang membicarakan produk mereka dengan membuat brand hashtag di twitter. Bahkan banyak yang menggunakan hashtag tidak sekedar sebagai ‘topik’ yang berkembang, tetapi juga digunakan oleh berbagai ‘kampanye’, ada yang berbentuk social movement, promosi produk, kampanye komunikasi, ataupun sekedar menebar topik agar menjadi ‘Trending topic‘ di Twitter.
Tetapi, membuat hashtag yang tujuannya untuk promosi brand, ternyata gampang-gampang susah. Hashtag yang dibuat harus eyecatching dan mudah diingat oleh para warga Twitter, karena jika terlalu ‘hambar’ maka awareness tentang produk tidak akan terbentuk. Jadi, hashtag yang dibuat adalah ‘Bukan Hashtag Biasa’, hehe..
Berikut ada beberapa tips dan trik dalam membuat hashtag dengan tujuan sebagai media promosi :
1. Selalu gunakan ‘#‘ di depan frase yang digunakan. Ini adalah hal penting dalam membedakan kata biasa dan kata yang menjadi hashtag. Jika ada tanda # di depan frase, kata tersebut akan masuk secara otomatis ke dalam search engine
2. Gunakan frase yang gampang diingat. Tentunya hal ini bertujuan untuk memudahkan tercapainya awareness terhadap brand, memudahkan siapapun ‘penghuni’ Twitter untuk bisa ‘nimbrung’ dalam topik yang diangkat, dan memudahkan orang ‘mencari’ dalam search engine
3. Sesuaikan dengan tujuan promosi / kampanye komunikasi. Tentukan frase yang digunakan sesuai dengan tujuan promosi / kampanye komunikasi yang dilakukan, contoh : #Bajubagus, #MobilMurah, #UntungAdaAsuransi atau apapun. Sebaiknya penentuan frase ini dilakukan dengan merumuskan atau mengkonsultasikan hal ini bersama tim anda.
4. Jangan gunakan ‘spasi’ antar kata dalam menuliskan hashtag. Kalau tag itu terdiri lebih dari satu kata maka penulisannya mesti disambung karena jika tidak disambung kata pertama saja yang menjadi hashtag sedangkan kata kedua akan menjadi tulisan yang biasa dan tidak bisa menjadi hashtag.
5. Pantau perkembangan traffic hashtag anda. Jika anda mau mencari sebuah trend hashtag bisa dicari di http://hashtags.org Di sana kita bisa mencari sesuatu yang kita cari yang lagi di bahas banyak orang. Mungkin #SEO, #indonesiaunite, #omagus dll. Anda bisa tau siapa saja yang udah nyenggol hastag itu. Setelah memasukan kata hastagnya akan terlihat siapa saja yang masuk dan juga traffic untuk hastag tersebut. bisa juga di lihat di http://trendistic.com/
Penasaran? Ya, selamat mencoba!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar